Kabarpasangkayu.com — Upaya pencegahan stunting dan penguatan layanan kesehatan dasar terus diperkuat oleh TNI AD melalui peran Babinsa di wilayah.
Kodim 1427/Pasangkayu kembali menunjukkan fungsi teritorialnya dengan menurunkan Babinsa untuk mengawal langsung kegiatan Posyandu di Desa Maponu, Kecamatan Sarjo, dan Desa Karya Bersama, Kecamatan Pasangkayu, Selasa, (3/2/2026).
Di Kecamatan Sarjo, Babinsa Koramil 1427-02/Bambalamotu Serda Fadlin hadir mendampingi kegiatan Posyandu Bunga di Dusun Simajo, Desa Maponu.
Pendampingan ini dilakukan bersama tenaga kesehatan UPT Puskesmas Sarjo dan kader PKK sebagai bagian dari pengawasan lapangan terhadap pelayanan kesehatan balita dan ibu hamil.
Serda Fadlin menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam Posyandu merupakan bentuk dukungan langsung TNI terhadap program nasional penurunan stunting.
Menurutnya, kehadiran aparat kewilayahan di setiap kegiatan masyarakat bertujuan memastikan pelayanan berjalan disiplin, aman, serta tepat sasaran.
“Babinsa hadir untuk mendukung penuh imunisasi balita, pemantauan tumbuh kembang anak, serta kesehatan ibu hamil. Ini bagian dari tugas pembinaan teritorial untuk melindungi generasi masa depan, ” ujarnya.
Sementara itu, di Kecamatan Pasangkayu, Babinsa Koramil 1427-01/Pasangkayu Koptu Risman melaksanakan pendampingan Posyandu Berlian di Dusun Palapi Tenggo, Desa Karya Bersama.
Kegiatan tersebut menyasar balita, ibu hamil, remaja hingga lansia dengan pelayanan terpadu mulai dari penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, imunisasi, hingga pemberian makanan tambahan.
Dalam kegiatan itu, Koptu Risman menekankan pentingnya peran aktif masyarakat, khususnya orang tua balita, untuk rutin datang ke Posyandu. Menurutnya, keteraturan pemeriksaan kesehatan menjadi kunci utama dalam mendeteksi dini gangguan pertumbuhan anak.
Pendampingan Babinsa di dua wilayah ini menegaskan komitmen Kodim 1427/Pasangkayu dalam memperkuat sistem kesehatan berbasis desa.
TNI AD tidak hanya berperan menjaga stabilitas wilayah, tetapi juga hadir sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam memastikan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
