Pasangkayu – Komitmen TNI AD melalui peran aktif Bintara Pembina Desa (Babinsa) kembali terlihat dalam pengawalan program sosial kemasyarakatan. Babinsa Koramil 1427-01/Pasangkayu, Sertu Haliman, turun langsung memimpin dan mengawal pelaksanaan kegiatan Pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar di Yayasan Mitra Wahid Kebumen SPPG Pasangkayu Tikke Raya Pajalele, Jalan Poros Palu-Mamuju, Desa Pajalele, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu, Kamis (12/2/2026) pukul 08.00 WITA.
Kegiatan ini menyasar 3.061 siswa dari jenjang TK, PAUD, SD, MI, SMP, MTs, SMA hingga SMK yang berada di wilayah binaan Desa Tikke dan Desa Jengeng Raya. Sejak awal kegiatan, Sertu Haliman memastikan seluruh rangkaian berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran sebagai wujud tanggung jawab pembinaan teritorial sekaligus kepedulian terhadap pemenuhan gizi generasi muda.
“Sebagai Babinsa, saya berkewajiban hadir langsung di tengah masyarakat untuk memastikan program pemerintah berjalan dengan baik dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh anak-anak kita. Ini bukan sekadar pembagian makanan, tetapi investasi masa depan bangsa, ” ujar Sertu Haliman di sela-sela kegiatan.
Pelaksanaan MBG turut dihadiri Kepala SPPG Pasangkayu Tikke Raya Pajalele, Nurmadian, S.Pd., didampingi staf ahli gizi Lizha Ramadhani, A.Md.Gz., serta staf ahli akuntan Irpan, S.E., bersama 47 karyawan yang terlibat dalam proses produksi dan distribusi makanan. Sinergi antara pengelola SPPG dan aparat kewilayahan menjadi kunci kelancaran kegiatan.
Kepala SPPG, Nurmadian, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif Babinsa dalam mengawal kegiatan tersebut. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa yang sejak awal memastikan koordinasi berjalan baik. Dukungan TNI memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program ini, ” ungkapnya.
Menu yang disajikan terdiri dari nasi putih, udang crispy, tempe balado, tumis bihun, dan buah semangka. Seluruh menu telah melalui uji organoleptik terhadap 50 sampel untuk memastikan kualitas rasa, aroma, tekstur, dan tampilan tetap terjaga sesuai standar keamanan pangan. Dari sisi kandungan gizi, porsi kecil mengandung energi 457, 2 kilokalori dengan 21, 5 gram protein, 25, 6 gram lemak, 67, 5 gram karbohidrat, dan 2, 3 gram serat. Sementara porsi besar mengandung energi 557, 2 kilokalori dengan 23, 2 gram protein, 28, 6 gram lemak, 86, 7 gram karbohidrat, dan 2, 5 gram serat, disesuaikan dengan kebutuhan usia penerima manfaat.
Lizha Ramadhani selaku staf ahli gizi menegaskan bahwa komposisi menu telah dirancang untuk mendukung kebutuhan energi dan pertumbuhan anak sekolah. “Kami memastikan setiap porsi memenuhi standar gizi seimbang agar anak-anak dapat belajar dengan kondisi fisik yang prima, ” jelasnya.
Sebanyak 22 sekolah dari wilayah Tikke Raya dan sekitarnya menerima manfaat program ini, dengan jumlah penerima terbanyak berasal dari tingkat sekolah dasar dan menengah pertama hingga menengah atas. Antusiasme para siswa terlihat sejak pagi hari, dengan distribusi berjalan teratur dan disiplin.
Kegiatan berakhir pada pukul 09.00 WITA dalam keadaan aman dan lancar. Kehadiran Babinsa yang tidak hanya mengawasi tetapi juga terlibat aktif dalam koordinasi menjadi cerminan kepemimpinan teritorial yang responsif dan humanis. Melalui pengawalan langsung di lapangan, TNI terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Program Makan Bergizi Gratis di Pasangkayu ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan aparat kewilayahan mampu menghadirkan dampak langsung bagi masyarakat, sekaligus memperkuat ketahanan wilayah dari aspek kesehatan dan kesejahteraan generasi penerus bangsa.

Updates.