Pasangkayu, - Kabupaten Pasangkayu kembali menunjukkan wajah kepemimpinan teritorial yang humanis dan responsif. Rabu pagi, 14 Januari 2026, sejak pukul 08.00 WITA, Babinsa Koramil 1427-02/Bambalamotu, Sertu Sirajudin, terjun langsung mendampingi pelaksanaan Kegiatan Pemberian Makan Bergizi yang digelar oleh SPPG Pasangkayu Sarjo Letawa di Desa Letawa, Kecamatan Sarjo, Sulawesi Barat.
Kegiatan yang diinisiasi Yayasan Sam Cahaya Mandar ini menjadi wujud nyata sinergi antara TNI AD dan unsur masyarakat dalam membangun kualitas generasi muda melalui pemenuhan gizi sejak dini.
Di tengah kesibukan distribusi makanan bergizi yang terdiri dari nasi putih, ayam goreng kecap, tempe popcorn, cah sawi hijau, dan buah semangka, kehadiran Babinsa bukan sekadar simbol pengamanan, melainkan kepemimpinan lapangan yang aktif memastikan kegiatan berjalan tertib, tepat sasaran, dan penuh kehangatan.
Sertu Sirajudin tampak berbaur dengan tenaga SPPG, membantu pengawasan pendistribusian sekaligus menyapa para siswa penerima manfaat dari berbagai jenjang pendidikan, mulai TK hingga SMK. “Pendampingan ini adalah bentuk tanggung jawab kami sebagai aparat teritorial untuk memastikan program kemanusiaan seperti ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh anak-anak, ” ujar Sertu Sirajudin di sela kegiatan.
Sebanyak 998 siswa dari 13 sekolah dan lembaga pendidikan di wilayah Sarjo menerima manfaat program ini, mulai dari TK Al Amin hingga SMKN 01 Sarjo. Kepala SPPG Pasangkayu Sarjo Letawa, Ribka Monika, S.Gz., menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Babinsa yang dinilainya memberi rasa aman sekaligus semangat bagi para pelaksana.
“Dengan dukungan Babinsa, kegiatan berjalan lebih terkoordinasi dan lancar. Ini bukti kolaborasi lintas sektor yang sangat kami butuhkan, ” tuturnya.
Dalam narasi besar pembangunan sumber daya manusia di Pasangkayu, Dandim 1427/Pasangkayu menegaskan bahwa keterlibatan langsung Babinsa dalam kegiatan sosial kemasyarakatan merupakan implementasi nyata dari peran TNI AD sebagai garda terdepan dalam pembinaan teritorial.
Menurutnya, pemenuhan gizi anak sekolah bukan hanya urusan kesehatan, tetapi investasi strategis bagi masa depan bangsa. “Kami mendorong Babinsa untuk selalu hadir, bekerja bersama rakyat, dan menjadi bagian dari solusi. Program pemberian makan bergizi ini adalah contoh konkret bagaimana TNI berkontribusi langsung menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing, ” tegas Dandim.
Kegiatan yang berakhir pukul 09.30 WITA tersebut berlangsung aman dan tertib, meninggalkan kesan mendalam bagi siswa, guru, dan masyarakat setempat. Di Desa Letawa pagi itu, kepemimpinan tidak hanya terdengar dalam pidato, tetapi terlihat nyata dalam tindakan, ketika Babinsa berdiri di tengah rakyat, memastikan setiap porsi gizi sampai ke tangan anak-anak yang menjadi harapan masa depan Pasangkayu.

Updates.